Review | Portal 2

Ad
Ad
Ad
Ad
author image by Admin | 25 Apr 2011 | 5,230

Cerita dan puzzle lebih seru dan menantang

Game dengan genre first person puzzle ini kembali hadir melanjutkan game pertama Portal pada tahun 2007 lalu. Tentunya dengan perubahan-perubahan yang semakin menarik dari keajaiban gerbang berwarna biru dan oranye nya.

Besarnya momentum yang diperoleh dengan percepatan gravitasi melalui portal biru dapat menyeberangi jarak yang besar dari portal orange.

Portal 2 terdiri dari serangkaian puzzle atau teka-teki yang harus diselesaikan dengan cara teleporting karakter Anda dari suatu tempat ke tempat lainnya. Untuk melakukannya, digunakan sebuah senjata bernama Portal Gun, namun senjata ini tidak digunakan untuk menembak para musuh, melainkan untuk membuat portal atau gerbang yang saling berhubungan. Portal tersebut dapat Anda lewati atau sebuah benda pun dapat melewati portal ini. Misalnya, Anda menembakkan warna biru di tempat yang ingin Anda lewati, seperti tempat yang jauh, tinggi atau penuh rintangan, kemudian Anda menembakkan portal oranye di tembok dekat Anda, dan ketika Anda memasuki portal oranye tersebut, Anda akan sampai di portal berwarna biru. Selain memindahkan posisi, hukum gravitasi dari portal pertama ke dalam portal kedua juga berlaku.

Laser dan kubus cermin akan ada temukan di awal-awal chapter

Pada campaign singleplayer, Anda berperan sebagai manusia biasa bernama Chell, masih karakter yang sama seperti pada game pertamanya. Chell berhadapan dengan GLaDOS (Genetic Lifefor, and Disk Operating System) yang merupakan komputer pengatur utama . Pada Portal pertama Chell berhasil mengalahkan GLaDOS dengan menggunakan portal nya. Namun, Ia tidak dapat melarikan diri dari fasilitas milik Aperture Science Enrichment Center tersebut.

Cerita Portal 2 dimulai beberapa tahun setelahnya, dengan kembali hadirnya Chell dengan perkembangan karakter yang lebih mengejutkan, walaupun masih digambarkan sebagai karakter pendiam yang pantang menyerah. Pada awal permainan Anda akan bertemu dengan Wheatley, sebuah robot bulat yang lucu dan juga akan membantu Anda, Wheatley sangatlah cerewet tetapi pembicaraannya cukup menarik didengarkan dan terkadang tingkahnya mampu menghibur anda, walau nantinya akan berakhir tragis.

ketelitian sangat diperlukan dalam membuat gerbang portal

Secara normal, karakter yang dimainkan dapat berinteraksi seperti biasanya, seperti berpindah, melihat, membawa, dan menjatuhkan objek, tujuan utamanya adalah agar karakter Anda dapat menjalani serangkai test dalam setiap ruangan yang berbeda-beda, dan Anda dapat dikatakan berhasil jika dapat mencapai pintu keluar ruangan. Anda harus mencari tahu bagaimana cara melewati jurang, menhindari genangan yang berisi cairan beracun, atau menghindari garis cahaya bahkan cara menonaktifkan robot agar selamat sampai di pintu keluar. Namun pada portal 2 anda tidak hanya di tempatkan pada serangkaian test area, seiring dengan alur cerita, anda akan menghadapi jalan-jalan yang sulit untuk keluar dari Aperture Science Enrichment Center tersebut
Semakin jauh anda bermain semakin bervariasi pula permainan, ditambah dengan beberapa hal mekanis yang membuat Portal 2 semakin kompleks. anda juga akan menemukan berbagai macam object yang akan membantu anda menyelesaikan Puzzle-puzzle seperti kubus cermin yang dapat digunakan untuk membelokkan sinar laser, untuk membuka pintu atau untuk menghancurkan para turrets yang akan menembaki karakter Anda jika tertangkap mata oleh mereka. kemudian Jembatan cahaya dan gelombang cahaya yang dapat anda gunakan untuk melewati berbagai macam rintangan. Jembatan maupun gelombang ini juga dapat melewati portal yang anda buat sehingga mengijinkan Chell dapat berjalan ke tempat yang sulit di jangkau.

Dengan Gelombang Cahaya anda akan seperti terbang dalam lorong

Share

Ad

Aiming Practice

NXA-Ladies Team

NVIDIA - Geforce GTX 1060

MSI Gaming Notebook

MSI Indonesia Components

NXA-Ladies Team

MY RAPTR LIVESTREAM

Instagram