Review | Call of Duty : Modern Warfare 3

Ad
Ad
Ad
author image by Admin | 10 Nov 2011 | 6,971

Setiap detiknya memberikan aksi yang mendebarkan

Melanjutkan 2 seri sebelumnya, perjuangan Capt. Price dan Soap McTavish melawan konspirasi teroris yang melibatkan Russia, sehingga terjadi kehancuran total dunia, yang jika tidak segera dihentikan akan memicu perang dunia ketiga


Perlu di akui game-game FPS yang beredar saat ini hampir kebanyakan mengikuti trendsetter yang di buat oleh Call of Duty 4: Modern Warfare yang dirilis tahun 2007 lalu. Modern warfare yang mengambil setting perang masa kini cukup sukses dalam meramu game yang memasukan efek dramatisasi yang tinggi serta cerita yg hebat sehingga pemain dapat merasakan emosi dan atmosfir yang diangkat dalam game.

Capt Price dan Soap McTavish kembali beraksi

Sebagai salah satu kelanjutan yang ditunggu-tunggu kedatangannya sejak lama, MW3 tampil dengan mempertahankan konsep FPS yang menjadi kekuatannya itu. Game Modern Warfare 3 ini melanjutkan kisah dari ending Modern Warfare 2. Setelah membunuh Letnan Jenderal Shepherd yang telah berkhianat di episode MW2, Kapten John Price dan Nikolai mengevakuasi Kapten “Soap” MacTavish yang terluka ke persembunyian Nikolai di Himachal Paresh, India. Game ini kembali memfokuskan karakter Makarov sebagai sang penjahat utama. Gara-gara akal bulusnya lah dua negara superpower Amerika dan Russia terlibat dalam perang berskala global. Rusia sendiri sebenarnya sudah ingin mengadakan perdamaian namun Makarrov justru berhasil menekan Presiden Rusia dengan menculik anak perempuannya dan melanjutkan rencana jahatnya yang mengakibatkan kehancuran total tidak hanya di Amerika tetapi juga di belahan Eropa. Tugas anda lah untuk mengembalikan kedamaian dunia.

Beginilah kehancuran yang terjadi akibat ulah Makarrov

Seakan menjadi sebuah tradisi bagi call of duty dalam penyampaian cerita. MW3 diangkat dengan berbagai sudut pandang melalui karakter yang berbeda. Berawal dari Frost, seorang anggota Delta Force yang berhasil menangkis invasi Rusia di New York lalu menyerang mereka di Prancis atau Jerman. Marcus Burns, seorang Sersan di Special Air Service yang bertugas di London, kemudian Yuri, seorang mantan anggota Spetsnaz yang bermasalah dengan Makarov dan menggabungkan diri pada rombongan prajurit pimpinan Price dan Soap. Dan terakhir Andrei Harkov, seorang anggota Pasukan Pengawalan Presiden Rusia. Sepanjang permainan anda pun akan ditemanin oleh karakter  penting seperti Nikolai dan Soap. Dan puncaknya anda pun akan sempat memainkan karakter legendaris Capt. Price di akhir cerita.

Duel Maut Helicopter dibalik gedung-gedung pencakar langit

Gameplay Singleplayer MW3 masih sama seperti sebelumnya tidak ada perubahan yang berarti, hanya saja Infinity Ward mampu meramunya dengan aksi-aksi yang menegangkan tiap detiknya, Anda akan dibuat tidak berkedip dan selalu berdecak kagum sambil bergumam “wow keren”. Adegan-adegan slow motion juga tidak hanya sekedar ketika mendobrak pintu, namun di berbagai aksi yang hebat, sebut saja ketika anda sedang diatas pesawat yg terancam jatuh, dimana saat itu anda harus sambil menembaki musuh sambil melayang-layang diudara, hingga pesawat terjatuh dan terbelah dua. Atau ketika anda akan menyaksikan jatuhnya menara eiffel tepat didepan mata. Beberapa aksi juga dihadirkan dengan quick time event yang  ikut meningkatkan intensitas keseruan di dalamnya.

Kehancuran total pun terjadi di Paris dengan jatuhnya menara Eiffel tepat di hadapan anda

Scenario yang ada juga menghadirkan misi-misi yang variatif. Anda tidak akan selalu hanya baku tembak dengan senjata. Namun anda akan menggunakan berbagai macam kendaraan, dari speedboat, mobil, tank hingga helikopter yang semuanya diramu dengan adegan tembak-tembakan yang sangat seru. Andapun akan menggunakan peralatan-peralatan super canggih seperti Predator UAV yang di persenjatai dengan AGM-114  sebuah guided missile yang dapat anda kendalikan dengan remote control, lalu  anda juga berkesempatan menggunakan UGV (unmanned ground vehicle) sebuah remote control tank kecil yang dilengkapi Machine Gun dan Grenade launcher dan juga tidak ketinggalan anda akan menjadi gunner pesawat AC130 seperti di seri sebelumnya.

Menembaki musuh dari udara tanpa ada yang mengganggu tentunya sangat menyenangkan

Hiruk pikuk kota london pasca serangan bom kimia

Setting tempat yang di buat juga tidak membosankan, terlebih dengan kondisi kacaunya akibat kehancuran masal, dimulai dari serangan mendadak oleh Makarrov yang menyerbu ke satu desa terpencil di India dimana Soap dan Price bersembunyi, dilanjuti dengan pertempuran yang brutal di gedung Bursa Saham New York, kemudian menyusup ke negara Sierra Leone dan Somalia di Afrika, lalu balik ke misi penyergapan di London dan Paris, ikut misi penyerbuan ke Berlin, Praha, Siberia, serta berakhir dengan menyerang ke satu hotel terkenal di satu kota di wilayah UEA. Perjalanan mengelilingi dunia itu bukan melalui jalur wisata yang menyenangkan, akan tetapi malah sebaliknya, penuh dengan adegan baku tembak yang seru.

Moment terbaik ketika menembaki musuh pada pesawat yang menukik drastis menyebabkan anda melayang-layang seperti diluar angkasa

Mengejar mobil mungkin sudah biasa, namun mengejar kereta yang dinaiki banyaknya musuh tentunya sangat menegangkan

Sayangnya secara visual, game ini masih terlihat sama dan tidak banyak perkembangan disebabkan MW3 masih menggunakan engine yang sama pada MW2 sehingga tampak sedikit usang untuk game yg keluar baru-baru ini dibandingkan saingannya BF3. Namun demikian lingkungan permainan masih tampak mewah dengan berbagai objek sehingga terlihat cukup real. Efek ledakan yang terjadi disepanjang permainan juga semakin menghidupkan permainan. Berbagai efek pemanis turut mewarnai tampilan permainan ini seperti asap dan badai pasir yang terlihat cukup nyata. Sisi positifnya MW3 tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi untuk dapat menikmati setingan grafis tertinggi.

Sebuah remote control yang dilengkapi dengan Machine Gun dan Grenade Launcher bukanlah mainan anak kecil

Permainan yang terdiri dari 3 act dengan 16 misi ini mungkin terasa pendek, namun cerita dan aksi yang dihadirkan akan membuat anda puas ketika menamatkannya. Untungnya terdapat juga mode Spec ops yang dihadirkan dalam 2 mode yaitu Survival dan mission. Untuk survival sendiri terdapat 16 lokasi yang menantang anda untuk menahan gempuran musuh-musuh yang datang bertubi-tubi yang terdiri dari beberapa wave. Semakin anda bertahan semakin sulit musuh yang datang. Untuk mode Mission sendiri juga terdapat 16 misi yang berbeda seperti mengambil sample bahan kimia hingga menjadi antek makarrov pada misi menculik presiden Rusia di atas pesawat. Misi pada Spec Ops ini dapat anda mainkan sendiri (solo play) atau bersama teman anda secara Online. Jika menurut anda masih kurang, fitur multiplayer masih menjadi yang terbaik untuk dimainkan bersama teman-teman secara online.

Pros
+ Penuh dengan adegan tembak-tembakan yang seru sekaligus menegangkan

Cons
–  Grafis engine yang sama pada MW2 cukup usang untuk game masa kini

Score : 8
Game ini pada akhirnya dapat menutup trilogi Modern Warfare sebagai sebuah kisah perang yang epik dan sangat dramatis.

Minimum system requirements
Operating System:  Windows XP, Windows Vista or Windows 7
Processor:  Intel® Core™ 2 Duo E6600 or AMD Phenom™ X3 8750 processor or better
Memory:  2 GB
Graphic : Shader 3.0 or better 256 MB NVIDIA® GeForce™ 8600GT / ATI® Radeon™ X1950 or better
Hard drive: : 16 GB
Publisher: Activision
Developer: Infinity Ward, Sledgehammer Games
Jenis: First Person Shooter
Batas Umur: Remaja
Website resmi: http://www.callofduty.com/mw3

Call of Duty : Modern Warfare 3

Setiap detiknya memberikan aksi yang mendebarkan

Melanjutkan 2 seri sebelumnya, perjuangan Capt. Price dan Soap McTavish melawan konspirasi teroris yang melibatkan Russia, sehingga terjadi kehancuran total dunia, yang jika tidak segera dihentikan akan memicu perang dunia ketiga

Perlu di akui game-game FPS yang beredar saat ini hampir kebanyakan mengikuti trendsetter yang di buat oleh Call of Duty 4: Modern Warfare yang dirilis tahun 2007 lalu. Modern warfare yang mengambil setting perang masa kini cukup sukses dalam meramu game yang memasukan efek dramatisasi yang tinggi serta cerita yg hebat sehingga pemain dapat merasakan emosi dan atmosfir yang diangkat dalam game.

Sebagai salah satu kelanjutan yang ditunggu-tunggu kedatangannya sejak lama, MW3 tampil dengan mempertahankan konsep FPS yang menjadi kekuatannya itu. Game Modern Warfare 3 ini melanjutkan kisah dari ending Modern Warfare 2. Setelah membunuh Letnan Jenderal Shepherd yang telah berkhianat di episode MW2, Kapten John Price dan Nikolai mengevakuasi Kapten “Soap” MacTavish yang terluka ke persembunyian Nikolai di Himachal Paresh, India. Game ini kembali memfokuskan karakter Makarov sebagai sang penjahat utama. Gara-gara akal bulusnya lah dua negara superpower Amerika dan Russia terlibat dalam perang berskala global. Rusia sendiri sebenarnya sudah ingin mengadakan perdamaian namun Makarrov justru berhasil menekan Presiden Rusia dengan menculik anak perempuannya dan melanjutkan rencana jahatnya yang mengakibatkan kehancuran total tidak hanya di Amerika tetapi juga di belahan Eropa. Tugas anda lah untuk mengembalikan kedamaian dunia.

Seakan menjadi sebuah tradisi bagi call of duty dalam penyampaian cerita. MW3 diangkat dengan berbagai sudut pandang melalui karakter yang berbeda. Berawal dari Frost, seorang anggota Delta Force yang berhasil menangkis invasi Rusia di New York lalu menyerang mereka di Prancis atau Jerman. Marcus Burns, seorang Sersan di Special Air Service yang bertugas di London, kemudian Yuri, seorang mantan anggota Spetsnaz yang bermasalah dengan Makarov dan menggabungkan diri pada rombongan prajurit pimpinan Price dan Soap. Dan terakhir Andrei Harkov, seorang anggota Pasukan Pengawalan Presiden Rusia. Sepanjang permainan anda pun akan ditemanin oleh karakter penting seperti Nikolai dan Soap. Dan puncaknya anda pun akan sempat memainkan karakter legendaris Capt. Price di akhir cerita.

Gameplay Singleplayer MW3 masih sama seperti sebelumnya tidak ada perubahan yang berarti, hanya saja Infinity Ward mampu meramunya dengan aksi-aksi yang menegangkan tiap detiknya, Anda akan dibuat tidak berkedip dan selalu berdecak kagum sambil bergumam “wow keren”. Adegan-adegan slow motion juga tidak hanya sekedar ketika mendobrak pintu, namun di berbagai aksi yang hebat, sebut saja ketika anda sedang diatas pesawat yg terancam jatuh, dimana saat itu anda harus sambil menembaki musuh sambil melayang-layang diudara, hingga pesawat terjatuh dan terbelah dua. Atau ketika anda akan menyaksikan jatuhnya menara eiffel tepat didepan mata. Beberapa aksi juga dihadirkan dengan quick time event yang ikut meningkatkan intensitas keseruan di dalamnya.

Scenario yang ada juga menghadirkan misi-misi yang variatif. Anda tidak akan selalu hanya baku tembak dengan senjata. Namun anda akan menggunakan berbagai macam kendaraan, dari speedboat, mobil, tank hingga helikopter yang semuanya diramu dengan adegan tembak-tembakan yang sangat seru. Andapun akan menggunakan peralatan-peralatan super canggih seperti Predator UAV yang di persenjatai dengan AGM-114 sebuah guided missile yang dapat anda kendalikan dengan remote control, lalu anda juga berkesempatan menggunakan UGV (unmanned ground vehicle) sebuah remote control tank kecil yang dilengkapi Machine Gun dan Grenade launcher dan juga tidak ketinggalan anda akan menjadi gunner pesawat AC130 seperti di seri sebelumnya.

Setting tempat yang di buat juga tidak membosankan, terlebih dengan kondisi kacaunya akibat kehancuran masal, dimulai dari serangan mendadak oleh Makarrov yang menyerbu ke satu desa terpencil di India dimana Soap dan Price bersembunyi, dilanjuti dengan pertempuran yang brutal di gedung Bursa Saham New York, kemudian menyusup ke negara Sierra Leone dan Somalia di Afrika, lalu balik ke misi penyergapan di London dan Paris, ikut misi penyerbuan ke Berlin, Praha, Siberia, serta berakhir dengan menyerang ke satu hotel terkenal di satu kota di wilayah UEA. Perjalanan mengelilingi dunia itu bukan melalui jalur wisata yang menyenangkan, akan tetapi malah sebaliknya, penuh dengan adegan baku tembak yang seru.

Sayangnya secara visual, game ini masih terlihat sama dan tidak banyak perkembangan disebabkan MW3 masih menggunakan engine yang sama pada MW2 sehingga tampak sedikit usang untuk game yg keluar baru-baru ini dibandingkan saingannya BF3. Namun demikian lingkungan permainan masih tampak mewah dengan berbagai objek sehingga terlihat cukup real. Efek ledakan yang terjadi disepanjang permainan juga semakin menghidupkan permainan. Berbagai efek pemanis turut mewarnai tampilan permainan ini seperti asap dan badai pasir yang terlihat cukup nyata. Sisi positifnya MW3 tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi untuk dapat menikmati setingan grafis tertinggi.

Permainan yang terdiri dari 3 act dengan 16 misi ini mungkin terasa pendek, namun cerita dan aksi yang dihadirkan akan membuat anda puas ketika menamatkannya. Untungnya terdapat juga mode Spec ops yang dihadirkan dalam 2 mode yaitu Survival dan mission. Untuk survival sendiri terdapat 16 lokasi yang menantang anda untuk menahan gempuran musuh-musuh yang datang bertubi-tubi yang terdiri dari beberapa wave. Semakin anda bertahan semakin sulit musuh yang datang. Untuk mode Mission sendiri juga terdapat 16 misi yang berbeda seperti mengambil sample bahan kimia hingga menjadi antek makarrov pada misi menculik presiden Rusia di atas pesawat. Misi pada Spec Ops ini dapat anda mainkan sendiri (solo play) atau bersama teman anda secara Online. Jika menurut anda masih kurang, fitur multiplayer masih menjadi yang terbaik untuk dimainkan bersama teman-teman secara online.

Pros

+ Penuh dengan adegan tembak-tembakan yang seru sekaligus menegangkan

Cons

– Grafis engine yang sama pada MW2 cukup usang untuk game masa kini

Score : 8

Game ini pada akhirnya dapat menutup trilogi Modern Warfare sebagai sebuah kisah perang yang epik dan sangat dramatis.

Minimum system requirements

Operating System: Windows XP, Windows Vista or Windows 7

Processor: Intel® Core™ 2 Duo E6600 or AMD Phenom™ X3 8750 processor or better

Memory: 2 GB

Graphic : Shader 3.0 or better 256 MB NVIDIA® GeForce™ 8600GT / ATI® Radeon™ X1950 or better

Hard drive: : 16 GB

Publisher: Activision

Developer: Infinity Ward, Sledgehammer Games

Jenis: First Person Shooter

Batas Umur: Remaja

Website resmi: http://www.callofduty.com/mw3

Share

Ad

Aiming Practice

NXA-Ladies Team

NVIDIA - Geforce GTX 1060

MSI Gaming Notebook

MSI Indonesia Components

NXA-Ladies Team

MY RAPTR LIVESTREAM

Instagram