Review | NVIDIA Shield Mobile Gaming Device

Ad
Ad
Ad
Ad
author image by yudhiagust | 13 Feb 2014 | 416,164


Beberapa waktu yang lalu Nvidia telah mengeluarkan perangkat mobile gaming pertamanya yang dinamai NVIDIA SHIELD. Ini adalah pertama kalinya Nvidia mulai bermain di pasar mobile gaming. Yang menjadi daya tarik utama dari Nvidia Shield ini sendiri adalah otaknya yang menggunakan prosesor Tegra 4 yang belum digunakan oleh bebas oleh gadget lain di pasaran, atau dengan kata lain Nvidia Shield inilah yang akan pertama kali menggunakan Tegra 4. Dan memang ternyata hal itulah yang membuat Nvidia dengan percaya diri untuk masuk ke pasar mobile gaming. Mengapa? Kita lanjutkan ke review dibawah ini .

Oh ya, Nvidia Shield ini hanya dijual secara resmi di kawasan Eropa dan Kanada. Sayang sekali Indonesia tidak kebagian untuk didatangi Nvidia Shield secara resmi.

PACKAGING & CONTENT

Packaging dari Nvidia Shield ini cukup khas terasa “Nvidia” dengan dominasi warna hitam dan hijau nya. Ukuran hampir sama dengan box dari Nvidia 3D Glassess. Di bagian depan terdapat gambar Nvidia Shield dalam keadaan terbuka dengan logo Nvidia di pojok kanan atas.

Sedangkan dibaliknya terdapat gambar device ini dalam keadaan tertutup yang menampakan sisi atas dari shield ini sendiri yang memang berbentuk seperti perisai yang digunakan oleh prajurit perang. Sedangkan di sisi kanan dan kirinya terdapat beberapa informasi tentang device ini sendiri seperti product specification, dukungan software, dll.

Saat membuka box nya, kita akan langsung disambut oleh device Nvidia Shield ini sendiri yang terbungkus rapi dengan plastik di seluruh body nya. Di bawahnya akan kita temukan sebuah booklet yang berisi Quick start guide, Registration guide dan juga Warranty sheet. Didalamnya pula dilengkapi dengan kabel data dan charger adapter.

DESIGN

Desain dari Nvidia Shield ini sendiri cukup unik yaitu berbentuk kontroler gamepad yang langsung tersambung dengan layar berdimensi 5-inch dengan resolusi 720p. Dalam keadaan tertutup, device ini terlihat bongsor dan kokoh.

Di bagian cover atas dilapisi alumunium brushed plastic dengan tulisan SHIELD dan juga sebuah plate yang disebut dengan Tag berwarna silver. Tag ini bisa dilepas karena hanya menggunakan magnet untuk menempelkannya di bagian belakang display Nvidia Shield ini. Secara default warna dari tag ini hanya silver, tetapi nvidia juga menyediakan 2 macam warna lagi yaitu black glossy dan juga carbon fiber yang tentu saja dijual terpisah. Bagi Anda yang ingin mengcustom tag ini bisa dengan mudah berkreasi dengan menggambarnya menggunakan cat atau dengan menempelkan stiker di atasnya.

Di bagian tengah depan, tepat dibawah logo bertuliskan Shield, bisa ditemukan lagi alumunium brushed plastic yang bertuliskan NVIDIA yang berposisi dibawah sebuah rongga dengan grill yang kemungkinan besar berfungsi sebagai air intake dari Shield. Lanjut ke bagian belakang akan kita temukan beberapa interkoneksi dari perangkat mulai dari miniSDcard slot, mini-HDMI port, mini-USB port dan juga sebuah jack 3.5mm yang bisa digunakan untuk koneksi headset maupun microphone. Di atas port USB juga terdapat sebuah Led indikator baterai saat di-charge, warna oranye menandakan proses charging dan warna hijau menandakan baterai sudah penuh di charge.

Yang tak kalah memakan tempat juga di bagian belakang ini adalah ventilasi untuk exhaust airflow dari Shield ini sendiri. Nvidia Shield memiliki lubang exhaust layaknya notebook, exhaust ini digunakan untuk membuang panas yang dihasilkan Tegra 4 saat beroperasi dalam keadaan full load. Selain itu, seperti kipas notebook pada umumnya, kipas di dalam Shield tidak akan berputar jika load dari device tidak begitu berat, kipas ini akan mulai berputar dan menghembuskan udara yang hangat saat load dari device mulai berat misalnya saat memainkan game-game dengan grafis yang berat.

Sedangkan di bagian bawah device ini tidak terdapat apapun kecuali beberapa tulisan informasi dan nomor sertifikasi. Hal lainnya yang bisa dilihat dari sini adalah lekukan-lekukan yang terdapat di body Nvidia Shield ini. Desain lekukannya disamakan persis dengan lekukan yang ada pada gamepad Xbox/Playstation biasa untuk memantapkan genggaman. Tak lupa juga Shield memiliki lapisan berbahan rubber di area dalam dan area genggaman agar tidak licin saat tangan penggunanya berkeringat.

Ok, setelah kita melihat eksterior nya mari kita lihat interior nya. Nvidia Shield dibuka seperti layaknya membuka sebuah laptop. Angkat layar 5 inch nya keatas dan akan kita temukan layout desain tombol yang sama dengan gamepad pada umumnya, yang membedakan hanyalah adanya speaker stereo di pojok kanan dan pojok kiri atas gamepad Shield ini. Di bagian tengah ada sebuah tombol dengan logo Nvidia yang menyala berwarna hijau yang digunakan untuk masuk ke menu Shield games dan juga berfungsi sebagai tombol power, yang dikelilingi lagi oleh sekelompok tombol fungsi untuk Nvidia Shield, yaitu sebelah Kanan atas adalah tombol start, kanan bawah tombol untuk masuk ke menu/home, kiri bawah tombol back dan sebelah kiri atas adalah tombol volume.

Untuk layarnya sendiri seperti sudah disebutkan diatas berukuran 5 inci dengan resolusi 1280×720 atau 720p. Ukuran yang cukup besar untuk sebuah mobile device. Tetapi walaupun begitu masih terdapat bezel yang cukup lebar di layar shield ini.

FEATURES & SPECIFICATION

Setelah menyalakan device ini dan melakukan initial setup seperti pada gadget android biasanya, kita akan langsung disambut oleh homescreen Android 4.3 Jelly Bean yang digunakan oleh Nvidia Shield ini. Tema yang digunakan masih default dan hanya terdapat beberapa aplikasi eksklusif Shield, tetapi tentu saja OS yang digunakan sudah di custom sedemikian rupa sehingga semua komponen dapat bekerja dengan normal, bahkan kita dapat bernavigasi di environment Android dengan kontroller yang ada. Tombol left directional digunakan untuk memilih, right directional untuk mengaktifkan virtual mouse, tombol A untuk select, tombol B untuk back, tombol Y untuk options, tombol RB untuk menggeser layar ke kanan dan tombol LB untuk menggeser layar ke kiri.

Nvidia Shield bukan sekedar mobile gaming device biasa. Nvidia benar benar berani untuk keluar dari “zona nyaman” mereka untuk membuat perangkat ini. Seperti yang telah disebutkan diatas, prosesor Tegra 4 nya menjadi daya tarik utama yang membuat banyak orang bertanya-tanya dan semakin penasaran sebenarnya seberapa kuat performa dari Tegra 4 ini. ARM A15 Quad-core dengan speed sampai dengan 1,9Ghz tiap core nya dan juga 72 gpu core tentu saja sangat mengagumkan. Dan setelah kami uji dengan beberapa software benchmark untuk Android seperti Antutu dan Ice Storm boleh dibilang inilah device Mobile Gaming terkuat saat ini. Pada program AnTuTu, Shield berhasil mencatatkan skor sebesar 37741 saat kami tes. Melebihi gadget-gadget Android yang tak kalah powerful lainnya seperti Samsung Galaxy Note III dan Sony Xperia Z Ultra.

Kemudian di test 3D Mark Ice Storm, Shield kembali menunjukkan taringnya dengan mencatatkan skor “Maxed Out” alias performa maksimal di preset ice storm normal dan ice storm extreme. Skor baru bisa terlihat saat di tes menggunakan preset ice storm unlimited. Shield mencatatkan skor sebesar 19071, dan keterangan yang diberikan oleh 3D mark adalah “Can’t touch this! Not only is this device one of the most powerful available, but your score is also better than average”. Bisa diartikan sendiri apa artinya..

Fresh from the oven Nvidia Shield di-bundle dengan 2 game gratis yaitu Sonic dan Expendable Rearmed. Tentu saja kita bisa mendownload game-game biasa dari Play Store layaknya Android biasa. Tetapi yang perlu digaris-bawahi disini adalah layout dari Nvidia Shield ini yang landscape. Ini artinya tidak semua game yang tersedia di playstore akan berjalan dengan lancar di Shield ini. Untuk versi pertama sebelum mendapatkan update Gamepad mapper beberapa game masih hanya bisa dimainkan dengan touchscreen. Tentu akan sangat ‘awkward’ bukan?  Tetapi Nvidia sudah mengatasi hal ini dengan adanya update Gamepad mapper. Jadi beberapa kontrol game yang hanya bisa dilakukan lewat touchscreen bisa disetting supaya dapat dilakukan dengan kontroler Shield.

Nvidia Shield ini juga memiliki store khusus untuk game-game yang sudah fully supported bernama Shield Store. Shield Store bisa diakses melalui tombol Nvidia yang berada di tengah kontroler. Layaknya Play Store biasa game-game yang tersedia disini tentu saja ada yang gratis dan ada pula yang berbayar. Sebagian besar game juga adalah game game HD yang membutuhkan power yang besar untuk dapat dimainkan dengan lancar seperti Nova 3, Dungeon Hunter 4, Blood Sword, Shadowgun dll. Tetapi tentu bukan menjadi masalah berarti bagi Shield ini, semua game berhasil dilahap oleh Tegra 4 nya.

Console mode adalah salah satu fitur baru yang dimasukkan ke Nvidia Shield. Console mode membuat shield berubah menjadi sebuah konsol layaknya PlayStation atau Xbox. Dibutuhkan sebuah monitor dan sebuah gamepad wireless yang terhubung dengan Bluetooth untuk menggunakan mode ini. Dengan console mode, kita bisa memainkan game-game Android favorit kita dengan lebih nyaman dan dengan layar yang lebih besar. Sekali lagi, Tegra 4 membuktikan kekuatannya untuk bisa menampilkan output game ke dalam layar monitor yang jauh lebih besar dengan frame rate yang nyaman. Dalam mode ini jika kita tidak ingin bermain game, Shield bisa berubah menjadi portable media player untuk memutar film-film HD ke monitor yang terhubung.

Salah satu fitur yang menjadi andalan Nvidia Shield ini adalah kemampuannya untuk memainkan game-game PC dengan cara streaming. Awalnya kami pikir untuk apa fitur seperti ini? Mengapa kita harus memainkan game dalam layar ukuran 5 inci 720p kalau kita bisa memainkannya dalam monitor kita yang lebih besar? Tetapi setelah digunakan ternyata cukup bermanfaat sekali adanya fitur ini. Saat kita sudah merasa capek bekerja, internetan, ataupun ngegame seharian di depan monitor kita bisa melanjutkannya di Nvidia Shield via streaming dari PC, sehingga kita bisa tetap bermain game dalam posisi yang lebih relax, dan yang terpenting bisa dimana saja selama di area jangkauan koneksi wireless.

Beberapa requirement yang dibutuhkan supaya fitur ini dapat berjalan dengan lancar adalah sebuah PC dengan graphics card minimal GeForce GTX 650 yang sudah terinstall GeForce Experience di dalamnya. Hal ini digunakan untuk memastikan game-game dapat berjalan dengan lancar tanpa lag yang mengganggu. Selain 2 hal itu hal lain yang tak kalah penting adalah adanya jaringan lokal yang mempunyai koneksi yang stabil. Tidak perlu terkoneksi internet karena yang dibutuhkan hanyalah koneksi lokal saja.

Sebelum mencoba menggunakan fitur ini, pastikan setting di GeForce Experience sudah memperbolehkan Nvidia Shield untuk me-remote PC yang bersangkutan. Berikutnya pada Nvidia Shield tinggal masuk ke Tegra Zone dan menuju Tab PC Games. Nvidia Shield akan otomatis mendeteksi game-game yang terinstall dalam PC, atau jika ada game yang tidak otomatis terdeteksi, pengguna bisa memilih menu open Steam untuk menampilkan semua game yang ada di PC.

Kami menguji fitur streaming ini dengan sebuah PC yang ditenagai oleh Intel Core i7 4930K, Memory Corsair Dominator Platinum 16Gb, dan Graphics Card MSI GeForce GTX Titan, dengan koneksi melalui sebuah modem router. Sedangkan beberapa game yang kami tes diantaranya Batman : Arkham Origins, Borderlands 2, Naruto Ultimate Ninja Storm : Full Burst, Grid 2, Sleeping Dogs, dan Metal Gear Rising : Revengeance.

Sesuai dengan apa yang diharapkan, semua game dapat berjalan dengan lancar dan mulus pada Shield tanpa lag yang mengganggu. Lag yang terjadi disini bukanlah karena power dari Shield yang tidak cukup mumpuni, tetapi koneksi lokal yang kurang lebar bandwidth-nya. Nvidia Shield ini disenjatai dengan wireless adapter 802.11n 2×2 Mimo. Dengan kemampuan wireless adapternya kita juga memerlukan sebuah wireless access point dengan kualitas dan konektifitas yang bisa mengimbanginya untuk mendapatkan experience yang maksimal dari fitur PC streaming ini.

Untuk masalah daya baterai, Nvidia Shield ditenagai oleh sebuah baterai 28.8 Wh. Dengan baterai sekuat ini Shield dapat dimainkan seharian tanpa khawatir akan kehabisan daya saat kita mainkan. Dari pengujian yang kami lakukan dari kapasitas “full-tank” dibutuhkan waktu kurang lebih 5-6 jam untuk menghabiskannya, jika kita memainkan game-game Android HD. Sedangan  daya tahan 8-9 jam masih bisa ditempuh, jika kita menggunakannya untuk memainkan game PC melalui streaming. Bayangkan jika dengan ketahanan baterai seperti ini Shield bisa digunakan hanya untuk mendengarkan musik, butuh waktu lebih dari 24 jam untuk benar benar menghabiskannya. Sedangkan untuk men-charge nya dari kapasitas benar benar 0% sampai dengan full dibutuhkan waktu kurang lebih 4-5 jam.

SHIELD CASE

Nvidia juga telah membuat sebuah custom carrying case untuk Nvidia Shield ini yang dijual terpisah dari bundle Shield itu sendiri. Shield case ini terbuat dari bahan yang ringan namun kuat, dipastikan bahwa case ini memang dirancang untuk proteksi yang maksimal tanpa memberatkan penggunanya. Karena case ini dibuat langsung oleh Nvidia tentu saja fitur-fiturnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan Shield. Misalnya dengan adanya lubang di depan case yang bisa dibuka untuk menancapkan kabel charger supaya kita bisa men-charge Shield tanpa harus mengeluarkannya dari case. Di dalamnya juga ada tempat khusus untuk membawa serta kabel charger dan adapternya.

CONCLUSION

Perlu ditekankan sekali lagi, Nvidia benar-benar berani untuk mengambil langkah, masuk ke pasar mobile gaming yang telah lama dikuasai oleh nama-nama besar seperti Sony dengan PS Vita dan Nintendo dengan NDS nya. Bahkan sekarang, smartphone Android pun bisa menjadi mobile gaming device karena banyaknya game yang tersedia di Play Store yang dapat diunduh secara gratis. Perlu diingat juga adalah dukungan game yang disupport oleh mobile gaming device lain tentu lebih mantap dengan beberapa nama-nama game besarnya ketimbang game-game Android yang sebagian besar adalah untuk device dengan kelas menengah kebawah. Game game yang officially “Made for Tegra” -pun masih sedikit dan belum secara maksimal memaksa Tegra 4 untuk mengeluarkan kekuatan maksimalnya.

Dengan bobot yang juga cukup berat dibandingkan gaming device lain, Shield juga cukup “terasa” untuk dibawa kemana-mana. Apalagi yang tidak kalah penting harga yang cukup tinggi dan tidak tersedianya device ini di Indonesia, tentu membuat target pasar Nvidia Shield kian jelas dan terpusat yaitu adalah untuk Enthusiast Gamer. Jika anda adalah seorang casual gamer, membeli Nvidia Shield adalah pilihan yang salah, awkward sekali kalau the most powerful mobile gaming device ini hanya digunakan untuk bermain Temple Run, Plants vs Zombies, Angry Birds, dan game-game casual yang lainnya, karena akan banyak sekali resource yang tidak terpakai dan mubadzir. Nvidia Shield baru akan menunjukkan taring-nya kalau digunakan untuk memainkan game-game HD yang cukup berat seperti Modern Combat 4, NOVA 3, Bloodsword, Asphalt 8, dll. Frame rate yang nyaman di layar 5 inch, 720p-nya dengan kepadatan pixel sampai dengan 294 PPI akan membuat kita mudah untuk menyelesaikan setiap tantangan dan mencetak highscore dalam game. Kemampuannya untuk memainkan game-game PC melalui streaming juga melupakan salah satu nilai plus yang patut diacungi jempol. Ketika kita sudah lelah bermain game di depan monitor komputer, tetapi masih ingin lanjut bermain, kita bisa melanjutkan permainan kita di tempat lain yang lebih nyaman seperti sofa, teras rumah bahkan sambil tiduran di atas kasur.

Pros :

+ Tegra 4 adalah mobile GPU terkuat di pasaran saat ini

+ Bentuk yang nyaman digenggam

+ Performa kontroler mumpuni

+ Layarnya terang dan tajam

+ Baterai yang tahan lama

+ Kemampuan PC Streaming

+ Speaker built-in

Cons :

– Harga yang agak mahal untuk didatangkan sendiri ke Indonesia

– Belum banyak game-game Android yang cukup “menggigit”

– Beberapa game belum sepenuhnya support dengan kontroler yang ada

– Bobot agak berat

– Display belum full-hd 1080p

– PC Streaming membutuhkan PC dengan spesifikasi yang cukup tinggi

Share

Ad

Aiming Practice

NXA-Ladies Team

NVIDIA - Geforce GTX 1060

MSI Gaming Notebook

MSI Indonesia Components

NXA-Ladies Team

MY RAPTR LIVESTREAM

Instagram