Review | Speaker Krator Neso 02 N2-20050

Ad
Ad
Ad
author image by Nixia | 04 May 2012 | 1,421

Nixia kedatangan satu lagi Speaker dari Krator, setelah sebelumnya mencicipi Neso 04, 06 dan Mars Gaming, kali ini adalah varian yang berbeda yaitu Neso 02. Neso 02 yang direview ini adalah seri N2-20050, yaitu Speaker 2.0 dengan kekuatan 50watt. Speaker ini memiliki konsep Three Way speaker dimana speaker ini cukup jarang terlihat untuk desktop speaker belakangan ini. Pada prinsipnya Speaker ini memiliki 3 unit Driver pada setiap kabinet  yang masing-masing didedikasikan untuk berbagai spesifik frekuensi, yang saling berbagi tugas mereproduksi suara.

3 Unit Driver tersebut terdiri dari 4” cone driver yg menangani suara Low dan bass yang kurang dari 500hz frekuensi, lalu 2.5” cone driver untuk frekuensi suara mid-range yg memberikan performa dari vokal atau suara instrument dari frekuensi 500hz hingga 7000hz dengan baik. kedua driver ini di design seperti peluru yang terbuat dari kombinasi material antara kertas dan wool. terakhir 1” tweeter untuk frekuensi tinggi yang ‘crispy’ serta memberikan posisi musik dengan baik.  three-way design ini memisahkan resonansi rendah dari midrange dan suara tinggi, yang memberikan pengalaman mendengarkan yang luar biasa.

Desain housing Neso 02 terbuat dari kayu berwarna hitam yg tebal yaitu 9mm sehingga mampu memberikan resonansi dengan baik.  Pada bagian depannya mengesankan desain kontemporer dengan warna silver metalik dengan logo krator yang di embos, sedikit mengingatkan kita pada speaker-speaker klasik, yang kental dengan kesan retro nan elegant.

Pada sisi kanan Speaker terdapat 3 knob pengaturan penuh speaker, yaitu Volume, Bass dan Treble. Pada samping knob ini juga terdapat line in untuk anda yg ingin konek langsung dengan Ipad, handphone atau gadget lain. Pada bagian belakang terdapat input RCA, output ke speaker kiri, tombol power  serta DC input untuk Power connector yang menggunakan adaptor dengan spesifikasi: Input: 100-240V – 47/63Hz 1A, Output: 15V – 2.6A


Pada test menggunakan music, Speaker ini walau tanpa subwoofer, bukan berarti tidak boomy. Bassnya cukup solid didengar, hal ini cukup terwakili ketika saya mendengarkan lagu 6.00 dari Dream Theater dimana intro lagu tersebut dimulai dengan drum, hanya saja hentakan-hentakan pada bass drum berasa kurang, begitu juga dengan lagu-lagu yang berbeat cepat seperti Rock, Trance atau Hip hop yang kaya akan low frequency. Hal ini wajar saja karena sesuai dengan karakternya yang Flat, maka outpus bass hanya secukupnya.

Namun lain cerita ketika anda mendengarkan lagu bergenre pop, akustik ataupun jazz. Seperti ketika saya mendengarkan lagu You don’t know me dari Peppi kamadhatu. Suara Vokal nya jernih sekali, begitu pula dengan tiupan saxophone serta dentingan piano tidak saling menutup ditambah dengan suara bassnya yang lembut.

Saya pun mencoba lagu dari Marty Friedman yaitu Love Sorrow. Dan WOW! saya begitu terlena dengan suara yang dihasilkannya, petikan akustik gitar pada intro awal berasa seperti didekatnya, crispy sekali. dan background music orchestra dibelakang terdengar dengan baik tidak menutup detail suara gitar. Begitu pula ketika gitar di aktifkan distorsinya, terasa sangat crunchy tetapi tidak noise.

Kemudian tidak lupa saya mencoba speaker ini dengan lagu dari artist favorit saya yaitu Taylor Swift. Dengan setting test audio DTS menggunakan DVD dari Taylor Swift Speak Now World Tour Live. Saya seperti sedang berada didalamnya, karena pembagian stage instrumentnya cukup jelas dan seakan berasa sekali posisi-posisinya, sementara vokal pada Taylor Swift terdengar lebih detail.

Untuk Gaming sendiri saya sudah pasti mencoba dengan Battlefield 3, sayangnya untuk game ini pengalaman bermainnya menjadi sedikit berkurang, karena game ini kental dengan suara ledakan, hentakan dan boomy pada lemparan granat atau ledakan kendaraan kurang berasa.

Tapi ketika saya bermain game-game bertipe RPG atau MMORPG, speaker ini cukup baik, karena pada game ini biasanya memberikan alunan musik yg santai dan menghanyutkan. Sayapun sempat mencoba pada Game Diablo 3 Beta beberapa waktu lalu. Dan hasilnya cukup memuaskan, effect-effect dari skill yang di keluarkan memiliki sound effect yang detail dan baik, gesekan pedang dan palu dari barbarian pun terdengar cukup garing.

Speaker ini sangat cocok bagi yg hobi mendengarkan vokal, musik klasik, instrumental, musik easy listening atau slow rock era 80’an, dijaman dimana subwoofer belum terlalu populer. untuk gaming sendiri cukup baik untuk game-game santai, web based, ataupun game rpg. Sementara pada movie, hindari film-film action yang penuh adegan tembak-tembakan dan ledakan, namun cukup baik untuk film drama, yg penuh dengan percakapan dan lebih banyak musik lembut.

Spesifikasi:

Power Output             : 	50 Watts RMS
Frequency Response       :	40~20Khz
Audio Input              :	RCA
Aux. Line-in Jack        :	3.5mm stereo
Controller               :	Volume, Bass, Treble knobs
Unit Driver              :	4 inch woofer, 2.5 inch mid-low, wool mixed paper cone driver
                        	1 inch tweeter unit driver
Size of Single Cabinet   :	W145 x H300 x D125 mm (each)
Power Requirement        :	100V~240V, 50/60Hz

Features:

  • All wood enclosure, using 9mm thickness MDF board, which delivers best resonance
  • Three-way speaker units assure accurate sound quality
  • 4 inch and 2.5 inch unit wool mixed paper core drivers with reinforced bass performance
  • Separate 4 inch unit driver, 2.5 inch and 1 inch tweeter create full-spectrum audio experiences
  • Bullet-head design on 4 inch and 2.5inch drivers provide pointing precision of each sound
  • Extra 3.5mm stereo line-in for connecting to an iPod or MP3 player
  • Extremely low-noise Hi-Fi circuit design
  • Adjustable Volume, Bass and Treble control provides the most convenience
  • Professional quality performance crossover
Share

Ad

Aiming Practice

NXA-Ladies Team

NVIDIA - Geforce GTX 1060

MSI Gaming Notebook

MSI Indonesia Components

NXA-Ladies Team

MY RAPTR LIVESTREAM

Instagram