Why Modern Games are Killing Your GPU?

Ad
Ad
Ad
Ad
author image by Nixia | 25 Jul 2015 | 39,184

IMG_0552

Gameplay over Graphics! Satu pernyataan cliche dari gamers akhir-akhir ini. Perkembangan teknologi dalam dunia game memberikan dampak yang besar dalam banyak aspek di dalamnya terutama dalam segi grafis. Dulu kita cuma bisa menikmati game dalam warna hitam putih dengan detail khas 8-bit kotak kotak nya, sekarang kita bisa menikmati game dalam detail dan warna yang sangat mengagumkan mendekati dunia nyata. Tetapi seiring dengan hal tersebut ada dampak negatif juga yang dihasilkan, developer dan produser game menjadi makin kurang menekankan kualitas story dari game yang mereka buat. Banyak yang hanya menjual eye-candy tanpa story yang kuat sehingga banyak game yang hanya menjadi hype sesaat dan tidak bisa bertahan lama.

Walaupun begitu, memang tidak bisa dipungkiri kalau grafis memegang peranan yang sangat penting dalam pengalaman gaming yang dihasilkan. Produsen dan Developer game berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi-teknologi baru dalam dunia grafis game untuk menghasilkan game yang tak hanya memiliki alur cerita yang mantap, tetapi juga grafis yang mengagumkan. Nvidia selaku pemain raksasa dalam dunia gaming GPU telah memiliki teknologi yang mampu untuk meningkatkan pengalaman gaming semua gamers dengan game engine nya yang terkenal yaitu Nvidia Gameworks.

Nvidia Gameworks adalah engine game yang dapat memudahkan para developer game untuk membuat efek-efek keren pada game buatan mereka. Dengan bantuan engine ini mereka tidak perlu lagi susah susah coding dan juga designing from the scratch untuk menciptakan efek dan detail mantap dalam game yang mereka buat. Ingin membuat efek rambut yang realistis? Ada Nvidia Hairworks. Ingin membuat efek nyala api yang realistis? Ada Nvidia Flameworks. Ingin membuat detail tekstur pakaian yang tajam? Ada Nvidia Gameworks Clothing. Semua efek yang essential yang biasa kita temui dalam game telah disediakan oleh Nvidia Gameworks.

Witcher-3-featured

Salah satu game terbaru yang menggunakan teknologi Gameworks ini adalah The Witcher 3 Wild Hunt. CD Projekt Red yang menggunakan engine REDengine 3 untuk membuat game ini menjadi standar baru dalam dunia grafis in-game yang luar biasa detail dan realistis. Beberapa engine yang dipakai dalam game ini yaitu adalah Nvidia Physx, Nvidia HairWorks, Nvidia DSR, dan juga Nvidia Gameworks Clothing. Dengan ini, gamers akan dapat menikmati suguhan grafis in-game yang sedap dipandang selagi memandu Geralt of Rivia sang witcher berpetualang di seri terakhir franchise ini.

The Witcher Nvidia Gameworks Effect

1

REDengine 3
2
Membuat game engine bukanlah sebuah bisnis yang mudah dan murah, akhir akhir ini sering kita temui developer yang memanfaatkan solusi mudah dan cepat dalam membuat game mereka dengan menggunakan aset aset yang siap pakai dari game engine seperti CryEngine atau Unreal Engine. Melihat betapa besar dan kompleksnya aset dalam The Witcher 3 Wild Hunt ini kita mungkin akan mengira CD Projekt RED untuk menggunakan cara yang sama pada development processnya. Sayangnya tidak, CD Projekt RED memilih untuk tetap menggunakan engine REDengine yang sebelumnya juga digunakan di The Witcher 1 (REDengine 1) dan The Witcher 2 (REDengine 2). Dengan menggunakan engine yang sama, yang perlu dilakukan oleh CD Projekt RED adalah mengupgrade segala elemen yang telah ada dalam game sebelumnya ke versi yang lebih tinggi lagi.

Tantangan terbesar dalam upgrade ini adalah implementasi ‘streaming load system’ yang meminimalisir loading screen saat perpindahan dari area satu ke area yang lainnya karena proses loading ini akan dapat berjalan secara background saat kita bermain. Hal ini bukanlah hal yang mudah karena sang pembuat engine nya sendiri juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyempurnakan sistem seperti ini. Hasilnya bisa kita lihat dalam The Witcher 3 Wild Hunt ini, CD Projekt RED telah berhasil membuat streaming load system ini berjalan dengan lancar dengan sekali coba.

Seperti kebanyakan game multi-platform yang lainnya, The Witcher 3 : Wild Hunt juga akan berjalan paling maksimal di versi PC. Texture clarity, viewing distance, serta berbagai aspek lainnya akan lebih baik dari versi console. Selain itu tentu saja beberapa fitur PC-Exclusive akan dapat kita nikmati untuk makin jauh lagi meningkatkan pengalaman gaming kita saat menjelajahi dunia witcher seperti Nvidia Hairworks, Nvidia HBAO+, Nvidia Physx, Nvidia DSR dan beberapa efek Nvidia Gameworks yang lainnya. Lebih jauh lagi, kita juga bisa menggunakan monitor yang support teknologi Nvidia G-Sync untuk menghilangkan screen tearing serta stuttering pada saat bermain.

NVIDIA HairWorks
Secara umum, efek bulu dan rambut dalam game diciptakan dengan cara memberikan polygon strips serta transparent texture pada sebuah objek atau karakter. Sayangnya cara yang mudah dan murah ini hanya akan menghasilkan visual yang statis dan tidak eye-catching. Dengan tambahan layer serta animasi, kualitas serta kesan real nya dapat diimprove lebih jauh lagi. Walaupun begitu, dynamic movement tiap tiap helai bulu serta akurasi shading masih tidak bisa dilakukan.

3

Dengan Nvidia HairWorks yang akan menambahkan puluhan ribu helai rambut yang dinamis serta bereaksi secara real terhadap pergerakan karakter serta pengaruh eksternal yang lainnya, detail dari bulu serta rambut dalam game akan menjadi semakin realistis. Penggunaan HairWorks ini juga memungkinkan efek dynamic lighting untuk menyinari tiap tiap helai rambut dengan lebih akurat lagi sehingga akan menciptakan efek shadow yang juga makin akurat, membuat image quality makin mengagumkan.

Pada game game sebelumnya yang telah menggunakan Nvidia Hairworks, hair aliasing baru akan terlihat ketika gamers menggunakan post-process atau low level hardware anti-aliasing. Sekarang, secara otomatis MSAA atau Multisample Anti-Aliasing akan diimplementasikan secara default pada Hairworks, mengoverride settingan anti-aliasing yang dipilih oleh gamers. Hal ini memastikan tiap tiap helai rambut akan terlihat dalam keadaan terbaiknya. Dengan pengaruh eksternal dari angin, air, dan juga magic spell, serta shading, shadowing dan juga animasi yang sangat akurat ditambah lagi dengan pengaplikasian MSAA membuat The Witcher 3 Wild Hunt adalah game yang memiliki detail bulu dan rambut paling realistis saat ini.


without Hairworks


with Hairworks

Tiga pilihan option disediakan The Witcher 3 : Wild Hunt untuk parameter Hairworks ini. Off, Geralt Only dan All. Sudah bisa disimpulkan sendiri efek dari masing masing pilihan, Off akan mematikan Hairworks, Geralt Only membuat efek Hairworks hanya akan di-apply ke Geralt, dan All akan membuat efek Hairworks akan di-apply ke seluruh elemen dalam game yang memiliki bulu atau rambut dalam game. Gamers tinggal menyesuaikan kekuatan hardware dari gaming rig yang dimilikinya untuk menghasilkan efek yang maksimal. Generasi Maxwell GPU dari Nvidia memiliki kekuatan untuk mengkalkulasi tessellation sampai tiga kali lipat lebih kuat daripada GPU generasi sebelumnya sehingga gamers mungkin akan menemukan performance impact yang lebih besar pada kartu grafis lainnya.

NVIDIA HBAO+ Ambient Occlusion

Ambient Occlusion (AO) adalah teknologi yang berdampak pada efek bayangan dalam game. Teknik AO yang digunakan mempengaruhi tingkat kualitas dan akurasi efek bayangan. Tanpa AO, scene dalam game akan tampak flat dan tidak realistis, objek-objek akan terlihat melayang.

Pada The Witcher 3 : Wild Hunt, gamers memiliki pilihan untuk menggunakan Screen Space Ambient Occlusion (SSAO) atau Nvidia HBAO+. SSAO biasanya telah dimodifikasi untuk mengkalkulasi AO pada 1/2 resolusi, 1/4 resolusi dan 1/8 resolusi sebelum menggabungkan ketiganya dan meng-upsample hasilnya ke resolusi maksimal. Sedangkan HBAO+ mengkalkulasi AO pada resolusi maksimalnya secara langsung. Karena HBAO+ adalah teknik yang lebih baru serta memiliki banyak sekali penambahan fitur disini dan disana sudah jelas kalau Nvidia HBAO+ akan menghasilkan performa yang lebih baik daripada SSAO. Jika pada teknologi AO biasa performance impact yang terjadi sangat besar mencapai 30%, teknologi Nvidia HBAO+ ini hanya memiliki performance impact yang sangat kecil yaitu kira kira 10% saja sehingga hampir tidak terlihat performance drop yang diakibatkannya. Hasilnya kita dapat menikmati efek shadow yang mengagumkan tanpa mengorbankan performa GPU.

Silahkan lihat demo interaktif seperti ini dibawah ini pada situs NVIDIA (klik disini) untuk melihat perbandingannya.

4

NVIDIA PhysX
Pada The Witcher 3 : Wild Hunt, Nvidia PhysX bukanlah fitur yang bisa di-adjust settingannya. Walaupun begitu perannya dalam menciptakan efek real dalam game ini sangat besar dan signifikan terutama untuk membuat pergerakan pakaian atau kain dalam game menjadi makin real dan juga untuk menghasilkan efek object destruction yang akurat seperti barrel yang hancur karena terkena Aard Sign sampai dengan kain yang terbakar karena terkena Igni Sign dari Geralt.

5

6

NVIDIA DSR

Untuk meningkatkan detail lebih jauh lagi, aktifkan fitur Dynamic Super Resolution (DSR) pada NVIDIA GeForce Experience atau NVIDIA Control Panel. Teman-teman bisa berkenalan dengan fitur DSR dengan klik disini. Dengan teknologi DSR ini kita bisa mendapatkan grafis sekelas 4K dengan monitor Full HD native kita. Karena disupport langsung oleh NVIDIA, tentu game ini langsung masuk ke daftar compatible DSR-Enabled games. Grafis akan tampak lebih tajam dan jelas, objek akan memiliki definisi yang lebih baik, dan pemandangan serta vegetasi akan tampak lebih sedap dipandang mata.

Jika hardware power yang kita miliki cukup untuk mengaktifkan teknologi terbaru ini pada The Witcher 3 Wild Hunt, lalu dikombinasikan dengan anti-aliasing yang dimilikinya, kita dapat mengeliminasi hampir semua jagged edges yang akan membuat tampilan semua objek di layar makin smooth. Lihat perbedaannya pada demo interaktif seperti dibawah ini pada situs Nvidia GeForcehttp://www.geforce.com/whats-new/guides/the-witcher-3-wild-hunt-graphics-performance-and-tweaking-guide#the-witcher-3-wild-hunt-nvidia-control-panel-dynamic-super-resolution

8

NVIDIA GPU BOOST 2.0
Satu cara untuk makin meningkatkan fps yang kita dapatkan dalam game adalah dengan melakukan overclocking pada kartu grafis yang kita miliki. Nah, bagi sebagian besar orang, overclocking masih terbilang asing dan tidak mereka lakukan karena takut akan merusak kartu grafis yang mereka miliki. Nvidia telah memiliki satu teknologi automatic gpu overclocking yang disebut dengan Nvidia GPU Boost 2.0. Teknologi ini memungkinkan si GPU itu melakukan overclocking secara otomatis pada dirinya sendiri sehingga gamers tidak perlu memikirkan bagaimana dan sejauh mana kartu grafisnya dapat di overclock.
9

Teknologi ini memanfaatkan suhu dari GPU untuk menjadi acuan seberapa besar automatic overclocking ini akan dilakukan. Makin mantap pendingin GPU yang kita miliki maka makin besar juga performance boost yang akan kita dapatkan. Max temperature target bisa kita tentukan sendiri sampai berapa derajat sehingga jika kartu grafis saat bekerja full load masih belum menyentuh angka temperature target yang kita tentukan GPU Boost akan terus melakukan overclock pada kartu grafis sampai menyentuh temperature max.

Nvidia juga selalu merilis driver update terbaru sebelum game dirilis sehingga nantinya pada saat game itu benar-benar rilis gamers bisa langsung memainkannya tanpa harus melakukan update driver apapun pada gaming rig mereka. Dan itu juga mereka lakukan sebelum game The Witcher 3 ini rilis dengan mengeluarkan update driver versi 352.86 untuk para pengguna kartu grafis Nvidia. Nah semua fitur-fitur dari Nvidia untuk memainkan game The Witcher 3 Wild Hunt diatas bisa kita peroleh tanpa harus menggunakan kartu grafis high-end yang mahal harganya. Cukup dengan GeForce GTX 960 yang sudah menggunakan arsitektur Maxwell terbaru dari Nvidia, yang terkenal akan kemampuannya untuk menghasilkan performa yang maksimal dengan catu daya yang minimal.

 -YA-

Share

Ad

Aiming Practice

NXA-Ladies Team

NVIDIA - Geforce GTX 1060

MSI Gaming Notebook

MSI Indonesia Components

NXA-Ladies Team

MY RAPTR LIVESTREAM

Instagram